Studium General-Pergaulan Bebas Remaja Indonesia

Studium General-Pergaulan Bebas Remaja Indonesia

Penyebab Maraknya Pergaulan Bebas Remaja Indonesia
Oleh Herni Septi Amarviana (Mahasiswa Semester I Akuntansi, Universitas Timbul Nusantara)
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Internasional Synovate atas nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual, remaja berusia 14-24 tahun. Penelitian dilakukan terhadap 450 remaja dari Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya.
Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 64% remaja mengakui secara sadar melakukan hubungan seks pranikah dan telah melanggar nilai-nilai dan norma agama. Tetapi, kesadaran itu ternyata tidak mempengaruhi perbuatan dan perilaku seksual mereka.
Alasan para remaja melakukan hubungan seksual tersebut adalah karena semua itu terjadi begitu saja tanpa direncanakan. Hasil penelitian juga memaparkan para remaja tersebut tidak memiliki pengetahuan khusus serta komprehensif mengenai seks.
Berdasarkan penelitian di berbagai kota besar di Indonesia, sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Celakanya, perilaku seks bebas tersebut berlanjut hingga menginjak ke jenjang perkawinan. Ancaman pola hidup seks bebas remaja secara umum baik di pondokan atau kos-kosan tampaknya berkembang semakin serius. Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr.Boyke Dian Nugraha
di Jakarta mengungkapkan, dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat. Dari sekitar sekitar lima persen pada tahun 1980-an, menjadi dua puluh persen pada tahun 2000. Kisaran angka tersebut, kata Boyke, dikumpulkan dari berbagai penelitian di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Palu dan Banjarmasin. Bahkan di pulau Palu, Sulawesi Tenggara, pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29,9 persen. Kelompok remaja yang masuk ke dalam penelitian tersebut rata-rata berusia 17-21 tahun, dan umumnya masih bersekolah di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau mahasiswa. Namun dalam beberapa kasus juga terjadi pada anakanak yang duduk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tingginya angka hubungan seks pranikah di kalangan remaja erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah aborsi saat ini, serta kurangnya pengetahuan remaja akan reproduksi sehat. Jumlah aborsi saat ini tercatat sekitar 2,3 juta dan 15-20 persen diantaranya dilakukan remaja. Hal ini pula yang menjadikan tingginya angka kematian ibu di Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai
Negara yang angka kematian ibunya tertinggi di seluruh Asia Tenggara. Dari sisi kesehatan, perilaku seks bebas bisa menimbulkan berbagai gangguan. Diantaranya, terjadi kehamilan yang tidak diinginkan. Selain tentunya kecenderungan untuk aborsi, juga menjadi salah satu penyebab munculnya anak-anak yang tidak diinginkan. Keadaan ini juga bisa dijadikan bahan pertanyaan tentang kualitas anak tersebut, apabila ibunya sudah tidak menghendaki. Seks pranikah, lanjut Boyke juga bisa meningkatkan resiko kanker mulut rahim. Jika hubungan seks tersebut dilakukan sebelum usia 17 tahun, resiko terkena penyakit tersebut bisa mencapai empat hingga lima kali lipat. Sekuat-kuatnya mental seorang remaja untuk tidak tergoda pola hidup seks bebas, kalau terus menerus mengalami godaan dan dalam kondisi sangat bebas dari kontrol, tentu suatu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. Godaan semacam itu terasa lebih berat lagi bagi remaja yang memang benteng mental dan keagamaannya tidak begitu kuat. Saat ini untuk menekankan jumlah pelaku seks bebas terutama di kalangan remaja bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsur agama yang kuat, juga dibentengi dengan pendampingan orang tua dan selektivitas dalam memilih teman-teman. Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri. Selain itu, sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan reproduksi di sekolahsekolah, namun bukan pendidikan seks secara vulgar. Pendidikan kesehatan reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi, tetapi bahaya akibat pergaulan bebas,seperti penyakit menular seksual dan sebagainya. Dengan demikian, anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas. Dalam keterpurukan dunia remaja saat ini, anehnya banyak orang tua yang cuek bebek saja terhadap perkembangan anak-anaknya. Ada banyak sebab remaja melakukan pergaulan bebas. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan atau agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali, seperti pergaulan bebas dan pengunaan narkoba yang berujung kepada penyakit seperti HIV & AIDS ataupun kematian.

Jenis-Jenis Korupsi

Jenis-Jenis Korupsi

Jenis Jenis Korupsi (Materi Pemberantasan Korupsi)
Sumber: Prof. Dr. Laurence A. Manullang, Teori & Aplikasi Manajemen Komprehensif Integralistik, Edisi Revisi, UTIRA Press, Jakarta, 2014, hal 390-393.

The association of Certified Fraud Examiners defines occur potensional fraud as: “the use of one’s occupation for personal enrichment through the deliberate misuse or misapplication of the employing’s sources or assets”.

Kecurangan adalah penggunaan kedudukan memperkaya pribadi melalui penyalahgunaan yang disengaja atas sumber daya dan aset organisasi atau perusahaan. Lebih lanjut dapat dijelaskan bahwa kecurangan adalah penipuan yang disengaja, dengan mendukung penipuan itu dengan kebohongan, penjiplakan, penggelapan, penipuan, pencurian untuk memperoleh sesuatu keuntungan yang tidak adil atau tidak pantas pada orang lain dilakukan secara paksa atau halus dengan kecerdikan manusia melalui perbuatan yang tidak benar, tidak jujur.
Kecurangan terdiri atas dua jenis yakni:
a) Kecurangan pelaporan keuangan (fraudulent financial reporting)
b) Penyalahgunaan harta kekayaan (misappropriation of assets)
Kecurangan terjadi disebabkan oleh pilar trapesium sebagai berikut:
b. Opportunity – Terbukanya ada peluang (opportunity)
melakukan kecurangan. Opportunity ini terbuka oleh sebab:
1) Lemahnya struktur organisasi
2) Tidak ada sistem control yang memadai
3) Tidak ada Standard Operating Procedure yang jelas dan mengikat
4) Kurangnya personal yang kapabel menjadikan internal control
5) Jabatan terlalu banyak merangkap, misalnya staff financing menerima cash orang yang sama
membukukannya
6) Internal audit tidak berfungsi
7) Tidak adanya policy (kebijakan) yang jelas
8) Tidak adanya code of ethic
9) Hampir tidak pernah ada rotasi karyawan
c. Desire
b) Ada memang niat melakukan kecurangan
c) Melihat teman yang kaya karena melakukan kecurangan, sehingga di perusahaan organisasi
publik ada wilayah basah dan kering
d) Hasrat untuk memperkaya bagi pelaku kecurangan
a) Menghalalkan semua cara, walaupun dia termasuk tekun melakukan perintah agamanya. Tetapi
karena desire ini dia membuat definisi sendiri, yaitu beribadah itu adalah suatu kewajiban, dan
mencuri/melakukan kecurangan itu adalah mata pencaharian.
a. Pressure – Motivasi – juga kecurangan ini disebabkan tekanan atas motivasi
a) Tekanan karena kebutuhan (pressure by needs).
Gaji terlalu rendah, ingin mengirimkan anak kesekolah yang mahal. Kebutuhan hidup seharihari.
Kebutuhan ini memang meningkat dari tahun ke tahun, seperti Abraham Maslow menguraikan
dalam Teori Kebutuhannya.
Physical needs – kebutuhan dasar – papan, pangan dan sandang.
Security needs – adalah kebutuhan dasar diperoleh, diikuti dengan kebutuhan pengamanan
Social needs – keadaan meningkat pada kebutuhan sosial
Self esteem needs – kebutuhan diakui dan dihormati
Self actualization ‐ kebutuhan dihargai sepanjang masa
b) Tekanan karena keserakahan (pressure by greeds).
Sudah memiliki tetapi ingin mempunyai lebih lagi. Bukan hanya telur ayam yang dicuri tetapi ikut
induknya disembelih karena keserakahan ini dipengaruhi oleh perbandingan pola hidup di negara‐negara kaya dilihat melalui internet, juga pengaruh ingin berkompetisi dengan tetangga yang kaya.
c) By revenge – karena balas dendam. Merasa semua serasa telah dikuras habis‐habisan tetapi tidak dapat imbalan sesuai dengan harapan
d) Rationalization – dibuat kesimpulan sendiri. Diambil dari uang‐uang kas perusahaan dengan
mengatakan akan dibayar kembali, ini sebagai pinjaman saja buat sementara.
Selanjutnya menurut penelitian Tommie W.Singleton, 2006 ada 25 alasan karyawan/staff berbohong, menipu, mencuri dalam pekerjaannya
1. The employee believes he can get away with it
Karyawan percaya dia dapat melakukannya tanpa diketahui
2. The employee thinks she desperately needs or desires the money or articles stolen
Karyawan berpikir dia betul‐betul membutuhkan atau menginginkan uang atau barang yang dicuri
3. The employee feels frustrated or dissatisfied about some aspects of the job
Karyawan merasa frustasi atau tidak puas mengenai beberapa aspek dari pekerjaan
4. The employee feels frustrated or dissatisfied about some aspect of his personal life that is not job related
Karyawan merasa frustasi atau tidak puas mengenai beberapa aspek dari kehidupan pribadinya yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaannya
5. The employee feels abused by the employer and wants to get even
Karyawan merasakan perlakuan yang tidak tepat dari pimpinan dan ingin membalasnya
6. The employee fails to consider the consequences of being caught
Karyawan gagal mempertimbangkan konsekuensinya untuk ditangkap atau ketahuan
7. The employee thinks: “everybody else steals, so why not me?”
Karyawan berpikir: “setiap orang lain mencuri, kenapa saya tidak”.
8. The employee thinks: “they’re so big, stealing a little bit won’t hurt them.”
Karyawan berpikir: “perusahaan ini begitu besar, mencuri sedikit saja tidak akan merugikan
perusahaan”.
9. The employee doesn’t know how to manage her own money, so is always broke and ready to steal
Karyawan tidak mengetahui bagaimana mengatur uangnya sendiri sehingga dia selalu kehabisan uang dan siap untuk mencuri
10. The employee feels that beating the organization is a challenge and not a matter of economic gain alone
Karyawan merasa bahwa mengalahkan suatu organisasi adalah suatu tantangan dan bukan suatu
persoalan perolehan ekonomi saja
11. The employee was economically, socially, or culturally deprived during childhood
Karyawan kehilangan secara ekonomis, sosial dan budaya, pada saat masa kanak‐kanaknya
12. The employee is compensating for a void felt in his personal life and needs love, affection, and friendship
Karyawan mengkompensasikan kekosongan yang dirasakan dalam hidupnya dan membutuhkan cinta, kasih sayang, dan persahabatan
13. The employee has no self control and steals out of compulsion
Karyawan tidak memiliki pengendalian diri dan kemampuan untuk melepas dari tekanan
14. The employee believes a friend at work has been subjected to humiliation or abuse or has been treated
unfairly
Karyawan percaya seorang rekan sekerjanya telah mengalami perlakuan yang tidak tepat, penghinaan dan diperlakukan secara tidak adil
15. The employee is just plain lazy and will not work hard to earn enough to buy what she wants or needs
Karyawan malas dan tidak bekerja keras untuk memperoleh penghasilan yang cukup untuk membeli
apa yang dia inginkan atau butuhkan
16. The organization’s internal control are so lax that everyone is tempted to steal
Pengendalian internal organisasi sangat lemah sehingga setiap orang berusaha untuk mencuri
17. No one has ever been prosecuted for stealing from the organization
Tidak seorang pun pernah dihukum karena mencuri dari organisasi
18. Most employee thieves are caught by accident rather than by audit or design. Therefore, fear of being
caught is not a deterrent to theft
Kebanyakan karyawan yang mencuri ditangkap secara tidak sengaja bukan atas dasar pemeriksaan. Oleh sebab itu ketakutan untuk ditangkap bukan merupakan penangkalan pencurian
19. Employees are not encouraged to discuss personal or financial problems at work or to seek management’s
advice and counsel on such matters
Karyawan tidak pernah diminta untuk mendiskusikan masalah pribadi atau keuangan atau mencari nasihat dari konsultasi dan manajemen untuk hal‐hal yang demikian
20. Employee theft is a situational phenomenon. Each theft has its own preceding conditions, and each thief
has her own motives
Pencurian oleh karyawan adalah suatu fenomena situasi. Setiap pencurian memiliki kondisi awal
tersendiri, dan setiap pencurian mempunyai motif yang sendiri pula
21. Employees steal for any reason the human mind and imagination can conjure up
Karyawan mencuri untuk alasan apapun yang dapat membangkitkan pikiran dan imajinasinya
22. Employees never go to jail or get harsh prison sentences for stealing, defrauding, or embezzling from
their employers
Karyawan tidak pernah masuk penjara atau mendapatkan tuntutan yang keras untuk pencurian,
atau penggelapan uang dari pimpinan perusahaan
23. Human beings are weak and prone to sin
Manusia itu lemah dan cenderung berbuat dosa
24. Employees today are morally, ethically, and spiritually bankrupt
Karyawan dewasa ini bangkrut secara moral, etika, dan agama
25. Employees tend to imitate their bosses. If their bosses steal or cheat, then they are likely to do it also
Karyawan cenderung meniru pimpinannya, jika pimpinan mencuri atau menipu kemungkinan besar
akan melakukan hal yang sama

Studium General-sistem kerja otak

Studium General-sistem kerja otak

                                                                                      Sistem Kerja Otak
Oleh Andre Julian Hammarten
(Mahasiswa Semester I Manajemen, Universitas Timbul Nusantara)

Otak adalah anatomi dalam tubuh kita yang paling penting karena otak yang mengendalikan semua fungsi tubuh kita. Jika otak kita dalam kondisi sehat maka akan mendorong kesehatan tubuh kita serta menunjang kesehatan mental anda,begitupula sebaliknya jika otak tidak kita jaga maka seluruh fungsi tubuh dan mental kita akan terganggu. Seandainya jantung atau paru‐paru anda berhenti bekerja selama beberapa menit, anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia. Selain paling penting, otak juga merupakan organ yang paling rumit.
Membahas tentang anatomi dan fungsi otak secara detail bisa memakan fungsi otak secara garis besarnya saja sekedar membuat anda paham bagian‐bagian dan fungsi otak anda sendiri.
Otak sendiri terbagi menjadi 4 bagian yaitu:
‐ Cerebrum (Otak Besar)
‐ Cerebellum (Otak Kecil)
‐ Brainstem (Batang Otak)
‐ Limbic System (Sistem Limbik)
1. Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan binatang. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual.
Kecerdasan intelektual atau IQ anda juga ditentukan oleh kualitas bagian ini. Cerebrum secara terbagi menjadi 4 bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus yang menonjol disebut Gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut Sulcus.
Keempat Lobus tersebut masing‐masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Pariental, Lobus Occipital, dan Lobus Temporal.
‐ Lobus Frontal merupakan bagian Lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum.
‐ Lobus Pariental berada di tengah, berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.
‐ Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.
‐ Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.
Selain dibagi menjadi 4 Lobus, Cerebrum (otak besar) juga bisa dibagi menjadi dua belahan, yaitu belahan otak kanan dan belahan otak kiri. Kedua belahan itu terhubung oleh kabel‐kabel saraf di bagian bawahnya. Secara umum, belahan otak kanan mengontrol sisi kiri tubuh, dan belahan otak kiri mengontrol sisi kanan tubuh. Otak kanan terlibat dalam kreativitas dan kemampuan artistik. Sedangkan otak kiri untuk logika dan berpikir rasional.
2. Cerebellum (Otak Kecil)
Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan,koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya. Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampumengancingkan baju.
3. Brainstem (Batang Otak)
Batang otak (Brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan,denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu sebagai fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya. Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal danbuaya. Oleh karena itu, batang otak sering juga disebut dengan Otak Reptil. Otak reptil mengatur “perasaan territorial” insting primitif. Contohnya anda akan merasa tidak nyaman atau terancam ketika orang yang tidak anda kenal terlalu dekat dengan anda.
Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:
– Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain) adalah bagian teratas dari batang otak yang menghubungkan Otak Besar dan Otak Kecil. Otak tengah berfungsi dalam hal mengontrol respon penglihatan, gerakan mata, pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran.
‐ Medulla Oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol fungsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi dasarh, pernafasan, dan pencernaan.
‐ Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur. Kelompok tertentu mengklaim bahwa Otak Tengah berhubungan dengan kemampuan supranatural seperti melihat dengan mata tertutup. Klaim ini ditentang oleh para ilmuwan dan para dokter saraf karena tidak terbukti dan tidak ada dasar ilmiahnya.
4. Limbic System (Sistem Limbik)
Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan Otak Mamalia.
Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus, amigdala, hippocampus dan korteks limbik. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang. Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak. Misalnya anda lebih memperhatikan anak anda sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak anda kenal. Mengapa? Karena anda punya hubungan emosional yang kuat dengan anak anda.
Begitu juga, ketika anda membenci seseorang, and amalah sering memperhatikan atau mengingatkan. Hal ini terjadi karena anda punya hubungan emosional dengan orang yang anda benci. Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera. Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung menyebutnya sebagai “Alam bawah sadar” atau ketidaksadaran kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus lainnya. Le Doux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran. Otak besar atau cerebrum yang merupakan bagian terbesar dari otak manusia adalah bagian yang memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.
Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan, atau yang lebih dikenal dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Masing‐masing belahan mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal‐hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Beberapa pakar meyebutkan bahwa otak kiri merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ). Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif,kemampuan merasakan, memadukan dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari melukis dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.
Belahan otak mana yang lebih baik? Keduanya baik. Setiap belahan otak punya fungsi masing‐masing yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi, menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan formal (sekolah dan kuliah) lebih banyak mengasah kemampuan otak kiri dan hanya sedikit mengembangkan otak kanan. Orang yang dominan otak kirinya, pandai melakukan analisa dan proses pemikiran logis, namun kurang pandai dalam hubungan sosial. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannnya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Sedangkan orang yang dominan otak kanannya bisa jadi adalah orang yang pandaibergaul namun mengalami kesulitan dalam belajar hal‐hal yang teknis. Ada banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang dominan otak kanan atau dominan otak kiri. Misalnya dengan melihat perilaku sehari‐hari, cara berpakaian,dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus atau dengan peralatan Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak mana yang paling aktif.Disekitar anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan, tapi tidak pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai bergaul, tapi kurang pandai di sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.
Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan semuanya berfungsi secara optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka dia bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi. Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan otak, anda bisa menggunakan teknologi CD Aktivasi Otak. Metode ini sangat mudah diikuti karena anda hanya perlu mendengarkan semacam musik instrumental yang dirancang khusus untuk menyelaraskan dan mengaktifkan kedua belahan otak anda.Dijaman modern seperti ini kita terkadang melupakan hal‐hal penting untuk tubuh kita, dengan semua disediakan serba instan yang notabene membuat vitalitas dan kinerja tubuh kita semakin lama semakin memburuk dengan banyaknya kandungan‐kandungan zat yang tidak baik untuk tubuh kita, salah satunya otak, otak pun harus diberikan kesehatan agar kinerja otak tetap optimal yang akan berdampak pada baiknya vitalitas tubuh kita.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat otak tetap sehat atau menjadi lebih sehat, diantaranya:
1. Makan teratur dan seimbang, makan makanan yang mengandung vitamin B kompleks
2. Konsumsi ikan yang banyak mengandung Omega 3
3. Olahraga yang teratur
4. Lakukan kerja fisik ringan dapat merangsang otak bekerja normal
5. Istirahat yang cukup
6. Jaga kepala dari benturan
7. Bila ada waktu belajar bahasa asing sedikitnya 2 bahasa. Hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan kognitif otak
8. Bermain permainan yang mengasah kemampuan otak kita seperti puzzle, catur, dll.
Adapula hal‐hal yang patut dihindari dari kebiasaan buruk di bawah ini:
1. Tidak mau sarapan
Tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah menyebabkan kurangnya masukan nutrisi pada otak akhirnya terjadi kemunduran fungsi otak.
2. Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan terutama makanan yang banyak mengandung glukosa (kadar gula) menyebabkan mengerasnya pembuluh darah dan menghambat penyerapan protein dan gizi lainnya dalam otak.
3. Hindari makanan siap saji
4. Merokok
Merokok berakibat menyusutnya volume otak kita akhirnya kehilangan fungsi‐fungsinya dan perkembangan otak
terganggu.
5. Polusi udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udaraberpolusi membuat fungsi kerja otak menurun.
6. Kurang tidur
Tidak memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Kurang tidur karena begadang, lembur kerja, stress dan lain sebagainya membuat sel‐sel otak mati kelelahan.
7. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja atau belajar ketika kondisi tubuh sedang sakit itu sama halnya dengan poin no. 6 (kurang tidur). Pada saat sakit otak juga ikut lelah. Makanya harus banyak istirahat dan konsumsi makanan seimbang.
8. Kurangnya stimulasi otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.
9. Jarang bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.