Teknik Arsitektur S1

  • Latar Belakang

    Pembukaan program studi Arsitektur dilakukan mengingat pembangunan Indonesia yang demikian cepat, terutama pembangunan fisik, pesatnya kegiatan ekonomi melalui perdagangan dan industri, yang harus tertata dengan rapi dan menjamin suatu tatanan sosial yang harmonis, sehat dan apik, sejuk dan jauh dari peluang konflik. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kemampuan menciptakan masyarakat yang tata tentram kerta rahardja. Kesemuanya ini membutuhkan tenaga dengan keahlian meramu kebutuhan teknis dengan kepekaan social yang tinggi. Ketidakmampuan manusia terhadap murka alam menuntut rancang bangun arsitektur yang tahan terhadap gempa, angin dan badai sehingga peranan Sarjana Arsitektur cukup signifikan, bersama-sama dengan disiplin ilmu teknik dan social lainnya, untuk mewujudkan hal ini.

    Prospek Pekerjaan

    Selama manusia dihadapkan pada permasalahan penataan ruang, selama itu pula seorang arsitek dibutuhkan. Dengan demikian lapangan kerja yang membutuhkan seorang arsitek terbentang luas, tidak saja dalam aspek membantu roda pembangunan agar berjalan lancar, bidang pengembangan permukiman, tetapi juga bisa menjadi pengusaha swasta, wiraswasta, pegawai negeri, TNI, polisi, bank, asuransi maupun dalam bidang lain yang ada kaitannya dengan model penataan rancang bangun.